SISTEM & PROSEDUR PERPAJAKAN DAN RETRIBUSI DAERAH

Tahap sistem & prosedur pajak dan retribusi daerah

     1. PENDAFTARAN

     2. PENDATAAN

     3. PENETAPAN

     4. PENYETORAN/ PEMBAYARAN

     5. PEMBUKUAN & PELAPORAN

     6. PENAGIHAN

     7. BENDA BERHARGA ( KARCIS ) 

back to top


Pendekatan sistem & prosedur pajak dan retribusi daerah

1. Self Assesment

adalah proses administrasi perpajakan/ retribusi daerah dimana Wajib Pajak diberi kesempatan untuk melakukan penghitungan sendiri terhadap obyek pajak/ retribusi daerah yang menjadi kewajibannya dan langsung melakukan penyetoran dengan SSPD ( Surat Setoran Pajak Daerah ) dan melampirkan SPTPD ( Surat Pemberitahuan Pajak Daerah ).

 

 

2. Official Assesment

adalah proses administrasi perpajakan/ retribusi daerah dimana wajib pajak/ retribusi daerah harus menyerahkan SPTPD/RD ( Surat pemberitahuan pajak daerah/ retribusi daerah ) untuk dilakukan pendataan sebagai bahan proses penetapan pajak/ retribusi daerah terhutang dan Wajib Pajak diberikan surat ketetapan ( SKPD/ SKRD )

 

back to top


Tahapan Proses Kegiatan

 

1. Tahapan Proses Self Assesment:

1.a Kewajiban Fiskus ( Dinas Pendapatan ):

1. Menyiapkan Formulir Pendaftaran ( bagi WP/WR yang belum terdaftar )

2. Menyiapkan SPTPD/RD sebagai dasar untuk menyetor pajak/ retribusi yang terhutang.

3. Menyiapkan SSPD/ RD ( surat setoran pajak daerah/ retribusi daerah )

4. Melakukan pemeriksaan untuk menghitung jumlah pajak/ retribusi daerah kurang atau lebih bayar dan menerbitkan SKPDKB/ SKPDLB apabila kredit pajak dan hutang pajak lebih kecil atau lebih besar atau SKPDN ( surat ketetapan pajak daerah nihil ) yaitu kredit pajak sama besar dengan hutang pajak.

1b. Kewajiban WP ( Wajib Pajak ):

1. Mengisi formulir pendaftaran bagi yang belum terdaftar sebagai Wajib Pajak/ Wajib Retribusi ( tercatat dalam Daftar Induk Wajib Pajak/ Retribusi ).

2. Mengisi SPTPD/ RD sebagai dasar perhitungan jumlah kewajiban pajak/ retribusi daerah yang harus dibayar dan mencatat kedalam SSPD/ RD ( Surat Setoran Pajak Daerah/ Retribusi Daerah.

3. Menyetorkan jumlah hutang Pajak/ Retribusi Derah ke Bendaharawan Khusus Penerima ( BKP ) Dinas Pendapatan Kabupaten Cirebon dengan melampirkan SSPD dan SPTPD/ RD.

4. Wajib Pajak/ Retribusi Daerah menerima bukti pembayaran ( setoran ) dari BKP berupa SSPD yang telah divalidasi.

 2. Tahapan Proses Official Assesment:

2a. Kewajiban Fiskus ( Dinas Pendapatan ):

1. Menyiapkan/ memberikan formulir pendaftaran kepada Wajib Pajak/ Wajib Retribusi Daerah bagi yang belum terdaftar sebagai Wajib Pajak/ Retribusi Daerah.

2. Menyiapkan/ memberikan formulir SPTPD/ RD untuk diisi oleh wajib pajak/ Wajib retribusi daerah sebagai dasar mengisi kartu data yang akan digunakan untuk menetapkan jumlah pajak/ retribusi daerah yang harus dibayar.

3. Melaksanakan proses penetapan dan menerbitkan surat ketetapan ( SKPD/ RD ).

4. Mendistribusikan surat surat ketetapan ( SKPD/ RD ) untuk diserahkan kepada wajib pajak/ retribusi daerah.

 2b. Kewajiban WP ( Wajib Pajak ):

1. Mengisi formulir pendaftaran bagi yang belum terdaftar sebagai wajib pajak/ wajib retribusi daerah.

2. Mengisi SPTPD/ RD sebagai dasar untuk membuat Kartu Data dan perhitungan ketetapan pajak/ retribusi daerah yang harus dibayar.

 

back to top


Diagram Alur Proses

back to top

Tahapan

Pendekatan

Proses Kegiatan

Diagram